Tentang, Anak Tunggal
Well, halo guys!
Hari aku mau membagikan sebuah cerita, kisah, pengalaman, unek-unek, semuanya!
Tentang?????????
Ssstttt..
ANAK TUNGGAL
Yo yo yo, yang senasib, seperjuangan, seangkata, se se semuanya, mari rapatkan barisan!!!
Mari kita mulai. *menaikkandasi*
Pernah
gak sih, diantara kalian ada yang ngerasa dengan bangganya
menjawab sebuah pertanyaan "Anak tunggal dong." *sambilmenaikkanalis*. Atau dengan lesunya menjawab "Gak punya kakak atau adik." *sambilmembuangnapas*. Atau jawaban pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin pernah
terjadi dihidup kalian, silahkan tulis dibawah yaa. Tapi nanti,
baca dulu sampe abis!!
Sebagai
anak tunggal, kita memang bisa dibilang punya banyak
keuntungan. Namun keuntungan itu bisa dikatakan hanya berlaku
saat bayi-remaja. Lalu dewasa-tua, kita adalah PENDEKAR TUNGGAL
tanpa tongkat namun toga *colekyanglagiskripsi*.
Sebelum lanjut, sedikit cerita nih. Aku anak tunggal, yap satu-satunya.
l'm Only One Call Away...
*langsungtelefonCarliePuth*
l'm Only One Call Away...
*langsungtelefonCarliePuth*
Jadi,
Ibuku tuh memang berniat punya anak satu aja. Dan entah
kenapa, aku juga gak mau punya adik :D tapi aku pengen punya
kakak. Loh? Pasti kalian bakal bilang "Punya kakak tuh gak
enak, suka ngatur nyuruh dan ngelarang.". Tapi aku pengen
punya kakak :') *dibalikinkerahim*
Terus
kenapa Ibuku berniat punya anak satu saja? Well karena Ibuku
adalah wanita karir yg sibuk luar biasa. Namun tidak pernah
lupa akan kewajibannya sebagai Ibu yang mengurus Anak &
Suami. Beruntungnya pula Ibuku ini jago masak. Kapan-kapan pada
mampir ke tempat makan Ibuku yaa :) Kenpa aku bilang
beruntung? Faktanya, wanita karir (yang bekerja diluar hal
memasak) biasanya kurang jago dalam hal masak-memasak. Karena
mereka dibiasakan untuk bekerja cepat, tepat, tidak mau ribet,
dan tinggal call "Mas saya pesen KFC satu".
Lalu, wanita karir seperti apakah Ibunda dari blogger ini?
Ssttt.. Penyiar Radio :)
tapi dulu bangetttttttttttttttttttttttt
Masih
inget banget, dulu aku suka dibawa ketempat siaran Ibu,
studionya. Jadi suka melalang-buana kemana aja. So, kalau ada
yang tanya Trip & Adventure mu kemana? Jawabannya adalah
Studio Radio! Karna dari jaman radio yang udah gak ada dan
masih ada sampai sekarang, aku udah menjamahinya wakakakk tapi
gak se-Indonesia apalagi se-dunia ya. Itulah sebabnya aku suka
Radio. Lebih tepatnya Radiohead...
*efekgagalnontonturduniaRadiohead* *ditampolparapenyiar*.
*efekgagalnontonturduniaRadiohead* *ditampolparapenyiar*.
Jadi ya karena anak tunggal satu-satunya *yaiyalah* makanya suka dibawa kemana-mana. Yang jelas gak mungkin dibawa atau ngikut ke tempat kerja Ayah :)
Balik ke untung-rugi anak tunggal.
Kita
bahas untungnya dulu ya. Atau lebih enaknya, bahas yang manis
dulu. Kaya cinta, habis manis sempak dibuang.
ehhh, sepah maksudnya. SEPAH. *digarukemak*
Oke, fokus.
KEUNTUNGAN :
(Bayi - Remaja)
1. Mintak apapun pasti dikasih.
Yakin
seyakin yakinnya, itu adalah hal terlumrah dan pasti terjadi
bagi anak tunggal. Karena orang tua kerja keras kalau gak
buat keluarga buat siapa? Apa lagi kalau cuma punya anak 1.
Ya jelas bisa dapet lah. Mintak boneka, beli. Sepatu, beli.
Robot, beli. Baju, beli. Beliiiiiiiiiiii *senyumngejek*.
Tapi inget, jadi anak tunggal juga gak boleh maruk dan banyak
mintak/nuntut. Karena dampaknya nanti kalau udah Dewasa berat
euyy :')
2. Jadi satu-satunya prioritas.
Yap!
Anak adalah investasi akherat, apalagi anak tunggal. Yang pada
dasarnya, orang tua pasti mengedepankan anak dibanding dirinya
sendiri. Contohnya, Ayah beli KFC 1 porsi buat makan malam
pas pulang kerja, tapi tiba-tiba anaknya bangun dari tidur
terus mintak KFC nya Ayah, lalu? Ya dikasih lah pasti.
Walaupun dalam hati Ayah "Nak, Ayah lapar sebenarnya. Sneakers abis pula. Duh Gusti, promag dimana ya."
3. Selalu & Pasti Disayang.
Ini
sih jelas terjadi di semua Anak di dunia. Namanya anak pasti
selalu disayang. Namun rasanya beda dengan anak tunggal.
Kenapa? Anak satu-satunya akan selalu dikhawatirkan oleh orang
tua dan sangat dijaga. Karena kalau hilang, sudah tidak ada
gantinya. Jadi bermaklumlah wahai engkau anak tunggal apa lagi
anak tunggal perempuan, orang tua kadang melarang kita karena
mereka tidak ingin kehilangan kita. Jadi berusaha nurutlah :)
4. Jadi kebanggan bagi orang tua.
Semua anak pasti kebanggaan orang tua. Namun sekali lagi, akan berbeda rasanya bagi anak tunggal. Kenapa? Karena kita adalah satu-satunya penerus keluarga yang akan meneruskan kesuksesan orang tua atau memperbaiki status orang tua. Jadi jangan heran jika orang tua kita akan dengan bangganya menceritakan keberhasilan kita walalupun hal sepele ke teman atau orang-orang sekitar. Sekalipun kita cuma menang lomba makan kerupuk 17an orang tua pasti akan bangga dengan kita :')
Selain keuntungan diatas, banyak keuntungan lainnya. Namun 4 keuntungan itu sudah cukup untuk mewakili segalanya. Boleh ditambahin dengan nulis di kolom komentar :) NANTI YA, NANTI!!
KEWAJIBAN :
(Dewasa - Tua)
1. Harus jadi orang besar yang benar-benar besar.
Jadi
orang besar yang dimaksud adalah orang sukses, orang yang
membanggakan, orang yang berhasil, dan orang yang selalu taat
dengan Tuhan serta Orang Tuanya :) Anak tunggal benar-benar
diwajibkan menjadi orang besar, karena itu adalah harap orang
tua yang sangat amat dijunjung tinggi setinggi angkasa. Anak
tunggal adalah satu-satunya penerus keluarga, kebanggan keluarga,
kepercayaan keluarga, dan pemerbaik status keluarga. Jadi,
jangan heran jika anak tunggal selalu dibanggakan dan sangat
di harapkan kesuksesannya dikemudian hari. Apalagi anak tunggal
laki-laki, siapkan mentalmu nak :')
2. Harus bisa mewujudkan keinginan mau orang tua.
Ini
adalah salah satu kewajiban yang istilahnya balas budi. Karena
ini adalah ajang bagi anak tunggal untuk mengganti semua
uang, sumber daya, waktu yang telah diberikan orang tua untuk
kita. Ini jelas berlaku bagi semua anak dimuka bumi ini.
Namun bisa dikatakan sedikit berat bagi anak tunggal, karena
kita hanya sendirian berjuang untuk mewujudkan keinginan orang
tua dengan jerih payah kita sendiri. Hidup Anak Tunggal !!!
:')
3. Harus mampu membagi waktu antara pekerjaan dengan kewajiban.
Disaat
semua anak sudah berubah status menjadi seorang pekerja, maka
akan banyak waktu terkuras untuk melakukan sebuh pekerjaan.
Bahkan hampir semua waktu kita curhkan hanya untuk kerja,
kerja, kerja. Namun perlu diingat bagi anak tunggal, memang
kita bekerja demi mewujudkan cita-cita dan harapan orang tua,
tapi jangan lupakan waktu bersama orang tua. Apa sih yang
orang tua tunggu selain anaknya pulang kerumah, makan bersama
atau sekedar telefon bahakan sms saja. Orang Tua adalah
prioritas utama kita. *ngetiksambilmewek* :')
4. Merawat, menjaga, dan menemani orang tua sampai akhir hayat.
Itu
adalah ajang berterimakasih dan membalas budi orang tua.
Mungkin bagi yang bukan anak tunggal akan sedikit berkurang
bebannya ketika harus merawat, mejaga dan menemani orang tua.
Karena bisa bergiliran melakukannya atau membagi hari dengan
kakak/adiknya. Berbeda dengan anak tunggal. Kita hanya sendirian
yang otomatis kita melakukan semuanya sendiri. Mungkin ini
beban, tapi ingat, dulu orang tua sudah melalukan semuanya
untuk kita. Jadi, inilah saatnya kita melakukan hal yang sama
kepada orang tua kita.
Pasti kalian bertanya dimana kerugiannya? Ada keuntungan tapi kok gak ada kerugiannya?
Karena
menjadi seorang anak bahkan anak tunggal sekalipun, tidak ada
kerugiannya. Kita adalah orang-orang terpilih yang turun kebumi
untuk mewarnai sebuah rumah tangga dan penyempurna sebuah
keluarga. Yang ada hanyalah sebuah kewajiban. Kewajiban untuk
kita membalas budi, berterimakasih, dan melakukan segalannya
dengan sepenuh hati. Karena seorang anak juga anak berubah
menjadi seorang Ibu/Ayah. :')
HIDUP ANAK TUNGGAL!!!!


Niceee hahahahaha
BalasHapusTerimakasih :)
HapusSemangat!!
BalasHapusTerimakasih! Kamu juga ya! :)
Hapus